Jurusan/Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas  Padjadjaran didirikan dengan Surat Keputusan  Direktur  Jenderal Pendidikan  Tinggi  Departemen  Pendidikan  Nasional  Nomor : 157/DIKTI/Kep/1999 tanggal 19 April 1999. Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis  telah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi  (BAN-PT) pada tahun 2007  dengan Nilai Akreditasi  A.

Ada tiga hal yang perlu diketahui terkait dengan perubahan ini, yaitu tracking, spelling dan branding Pertama, tracking dimaksudkan perubahan nama menjadi Ilmu Administrasi Bisnis ini untuk  meluruskan (on the right track) kesalahan pemaknaan kata/istilah bahasa Inggris, Business dengan kata/istilah Niaga dalam bahasa Indonesia. Pemaknaan yang tidak tepat seolah menjadi benar karena sudah tertanam selama berpuluh-puluh tahun. Dengan perubahan menjadi Bisnis diharapkan konsep Business menjadi Bisnis  dimaknakan secara tepat dan lurus dalam kosa kata bahasa Indonesia. Kedua, spelling dimaksudkan untuk memperrmudah pengucapan istillah Administrasi Bisnis  sepadan dengan pengucapan Business Administration dalam bahasa Inggris.  Ketiga, branding, dimaksudkan dengan perubahan nama menjadi Administrasi Bisnis meningkatkan nilai tambah di masyarakat.

Dasar legitimasi perubahan ini adalah sebagai berikut

  1. Surat Direktur Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Nomor 3098/D2.2/2010 tanggal 2 Desember 2010 tentang Persetujuan Perubahan Nama Prodi dan Gelar Akademik Ilmu Administrasi Niaga Fisip Unpad menjadi Ilmu Administrasi Bisnis dan Gelar Akademik S.AB
  2. Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Nomor 6645/D/T/K-N/2011 tanggal 26 April 2011 tentang Perpanjangan Izin Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis di Universitas Padjadjaran.
  3. Surat Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Nomor 3014/E2.2/2011 tanggal 24 Mei 2011 tentang Persetujuan Perubahan Nomenklatur Ilmu Administrasi Niaga menjadi Ilmu Administrasi Bisnis bagi Program Studi di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Anggota Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia (AIABI).

Perubahan nama ini  dengan visi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran “Merespon Perubahan, Komitmen pada Keunggulan”

Perlu diketahui bahwa Program Studi Sarjana (S-1) Administrasi Bisnis merupakan bagian dari pelaksanaan proses pembelajaran secara linear dan berjenjang yang ada di FISIP Universitas Padjadjaran. Linearitas dan penjenjangan mulai dari Program Studi Administrasi Bisnis pada Program Diploma-III FISIP UNPAD, Program Sarjana (S-1) Administrasi Bisnis. Jenjang selanjutnya adalah Program Studi Program Magister (S-2) Ilmu Administrasi Bisnis dan Program Doktor (S-3) Ilmu Administrasi Konsentrasi Ilmu Administrasi Bisnis pada Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran

Kompetensi lulusan dari semua jenjang tersebut mengacu kepada standar  Indonesian Qualificatioan Framework (IQF) atau Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI yang ditetapkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional

Dengan perubahan tersebut Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis semakin meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya dan melahirkan lulusan-lulusan Sarjana yang unggul dan kompetitif serta menjadi institusi yang mampu berperan di kancah nasional, regional dan internasional.

Dalam tarataran terkait dengan dunia bisnis, perubahan tersebut sejalan dengan perkembangan dalam perubahan di lingkungan kelembagaan dunia bisnis yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta yang ditandai dengan terjadinya pergeseran paradigm ke arah  persaingan secara sehat dan good corporate governance. Hal ini berpengaruh dalam pengelolaan secara internal dan eksternal.  Kenyataan ini mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga professional yang mempunyai kemampuan untuk mengelola kegiatan bisnis, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta maupun lembaga perusahaan internasional. Tenaga profesional tersebut tidak saja memiliki kemampuan teknis operasional tetapi juga mempunyai kelebihan dalam kepemimpinan yang bersifat stratejik

Jatinangor, 29 September 2011

Ketua Jurusan

Prof. Dr. Sam’un Jaja Raharja, M.Si.